Rabu, 02 April 2008
Selasa, 01 April 2008
Mengenal Aglaonema
Aglaonema atau Sri Rejeki adalah Ratu Tanaman Hias, karena penampilannya yang mempesona dan juga tanaman hias pembawa keberuntungan.
Aglaonema termasuk tanaman hias yang mempunyai daya tarik utama terletak pada keindahan daun-daunnya.
A. Klasifikasi Tanaman Aglaonema
Aglaonema masuk kedalam famili Araceae yang berkerabat dekat dengan Alocasia, Anthurium, Caladium, dan Dieffenbachia.
B. Morfologi Tanaman Aglaonema
a. Akar
Tanaman Aglaonema adalah tanaman monokotil atau berbiji tunggal, memiliki akar serabut yang berfungsi sebagai pencari pakan di dalam tanah dan menopang tanaman.
Akar aglaonema berwarna putih dan gemuk (berair) jika tanaman dalam kondisi sehat. Jika dalam keadaan sakit, akar tanaman akan berwarna cokelat dan kurus.
b. Batang
Aglaonema memiliki batang yang relatif pendek yang berwarna putih, hijau, atau merah. Batangnya berbuku-buku, cenderung berair dan tidak berkayu.
c. Daun
Bentuk daunnya agak bervariatif, dari oval, oval tak beraturan, ovel dengan ujung lancip, sampai lanset. Daunnya yang tipis, tetapi memiliki tekstur yang kaku.
Umumnya daun aglaonema berwarna hijau bercorak atau bertotol-totol dengan berbagai gradasinya. Dan hanya satu aglaonema dengan daun berwarna merah atau dikenal dengan red aglaonema, yaitu Aglaonema rotundum asli sumatera.
Aglaonema rotundum inilah yang sering dijadikan induk untuk menghasilkan turunan atau hibrida berwarna merah yang sekarang lagi nge-trend.
Tangkainya yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan luas permukaan daun dan berpelepah yang saling bertaut menutup batang tanaman, yang menyebabkan orang sering mengira kalau aglaonema tidak memiliki batang.
d. Bunga
Bunga aglaonema kurang menarik dibandingkan dengan bunga-bunga tanaman lain yang berfungsi menarik serangga datang membantu penyerbukan.
Serbuk sari atau bunga jantan terletak di bagian atas, sedangkan putik atau bunga betina terletak di bagian bawah dekat pangkal.
Bunga aglaonema terbungkus seludang berwarna hijau pucat. Bunga belum matang, seludang dalam keadaan tertutup dan baru membuka ketika bunga betina telah matang. Sekitar 2 hari setelah bunga betina matang, bunga jantan juga menyusul matang.
Karena matangnya tidak bersamaan, maka penyerbukan aglaonema merupakan penyerbukan silang. Maksudnya di sini adalah bunga betina dari satu tanaman diserbuki oleh bunga jantan dari tanaman lain. Dan jika penyerbukan berhasil dalam beberapa hari kemudian, bunga akan mengering dan diikuti membesarnya bakal buah.
Pada fase munculnya bunga, kebutuhan hara untuk pembentukan bunga sangat besar. Karenanya, saat bunga muncul, daun-daun aglaonema akan mengecil akibat kekurangan hara. Dan biasanya agar aglaonema tetap indah, biasanya bunga tersebut dipotong.
e. Buah
Setelah penyerbukan berhasil, bakal buah akan menjadi buah-buah berbentuk lonjong seperti buah melinjo. Mula-mula buah berwarna hijau, pada perkembangannya akan berubah menjadi putih, kuning dan setelah matang berwarna merah.
Memerlukan sekitar 4 bulan dari terbentuknya buah sampai matang. Setalah matang dan berwarna merah, daging buah mudah dikupas dan bisa diperoleh biji berwarna cokelat dan siap disemaikan menjadi tanaman baru.
C. Jenis Aglaonema
Aglaonema terdiri dari 3 kelompok besar yaitu
1. Aglaonema Spesies Alam
Aglaonema spesies alam adalah murni sentuhan alam, terdiri dari 25 jenis yang sebagian besar berwarna hijau dan hanya sebagian yang bercorak, serta hanya satu jenis yang berwarna merah.
Aglaonema yang berwarna merah inilah yang melahirkan tanaman hias yang merajai dipasaran saat ini, seperti Aglaonema rotundum, Aglaonema commutatum, Agalonema costatum, Aglaonema crispum, Aglaonema pictum dan Aglaonema siamense.
2. Aglaonema Spesies Hibrida
Aglaonema spesies hibrida tercipta lewat kreasi tangan manusia. Melalui penyilangan, lahirlah aglaonema-aglaonema hibrida yang penampilannya sangat menakjubkan.
Aglaonema spesies hibrida sendiri dibagi menjadi 2 kelompok yaitu
* Aglaonema hibrida paten, adalah aglaonema yang telah didaftarkan ke lembaga pendaftar paten tanaman hias di Amerika, seperti peacock dan marry ann.
* Aglaonema nonpaten, tidak didaftarkan di lembaga pendaftar paten.
3. Aglaonema Mutasi
Aglaonema ini mengalami mutasi atau perubahan sifat dan penampilan jauh dari induknya. Aglaonema mutasi yang sering dijumpai adalah aglaonema variegata, yaitu daunnya memiliki corak putih tidak merata.
Langganan:
Postingan (Atom)